lensakuliner.com – Di balik hamparan perbukitan Lampung Barat, tersimpan sebuah destinasi yang memadukan keindahan alam dan keajaiban geologi: Danau Asam Suoh. Terletak di Kecamatan Suoh, kawasan ini menjadi daya tarik utama bagi para pencinta alam dan penjelajah yang ingin merasakan ketenangan sekaligus menyaksikan fenomena alam yang langka.
Danau ini merupakan bagian dari satu gugusan tiga danau eksotis di Suoh, bersama Danau Lebar dan Danau Minyak. Ketiganya menghadirkan panorama khas dataran tinggi yang dikelilingi savana luas dan udara sejuk, menjadikannya salah satu destinasi wisata alam yang belum banyak tersentuh modernisasi.
Air Asam dan Keindahan Alam yang Kontras
Sesuai namanya, air di Danau Asam memiliki tingkat keasaman yang tinggi. Meski terdengar ekstrem, justru inilah yang membuatnya unik dan menarik bagi wisatawan. Permukaan air berwarna biru kehijauan yang jernih, dipadu dengan lanskap savana yang membentang luas di sekitarnya, menciptakan suasana dramatis namun menenangkan.
Bagi para pencari ketenangan, lokasi ini terasa seperti tempat pelarian sempurna dari kebisingan kota. Tidak jarang pengunjung menghabiskan waktu hanya untuk duduk menikmati pemandangan sambil meresapi udara sejuk pegunungan.
Fenomena Geotermal Langka yang Memikat
Kawasan Suoh dikenal sebagai salah satu daerah dengan aktivitas geotermal aktif di Indonesia. Di sekitar Danau Asam, terdapat lokasi keramikan—tanah yang mengeluarkan uap panas dan lumpur—yang sekilas mengingatkan pada Yellowstone National Park di Amerika Serikat, meski dalam skala lebih kecil.
Fenomena alam ini menjadikan Suoh bukan hanya destinasi wisata, tetapi juga laboratorium alam yang menarik bagi peneliti dan pecinta geologi.
Aktivitas Wisata di Danau Asam Suoh
Selain menikmati panorama danau, wisatawan dapat mencoba berbagai kegiatan seru, di antaranya:
-
Tur Perahu: Menyusuri permukaan danau dengan perahu sewaan.
-
Berburu Foto: Mengabadikan keindahan savana dan air berwarna biru kehijauan.
-
Observasi Satwa: Mengamati burung-burung liar seperti belibis dan raja udang.
-
Bersantai di Gazebo: Menikmati suasana damai sambil menikmati kuliner lokal.
Setiap akhir pekan, kawasan ini mulai ramai dengan wisatawan lokal, terutama dari Lampung dan sekitarnya. Namun pengelola tetap mengedepankan prinsip ekowisata, agar keindahan alam tetap lestari.
Tantangan Akses yang Terbayar Lunas
Perjalanan menuju Danau Asam bisa menjadi pengalaman tersendiri. Dari Bandar Lampung, jaraknya sekitar 166 km dan membutuhkan waktu 5–6 jam perjalanan darat. Medan jalan yang bervariasi, mulai dari aspal mulus hingga jalan berbatu di perbukitan, menambah sensasi petualangan. Meski cukup menantang, pemandangan spektakuler di lokasi membuat rasa lelah langsung terbayar.
Fasilitas untuk Wisatawan
Pengelola wisata bersama pemerintah daerah telah menyiapkan beberapa fasilitas dasar, seperti area parkir, warung makan, gazebo, dan kamar mandi umum. Tiket masuk juga sangat terjangkau, hanya Rp10.000 untuk hari biasa dan Rp15.000 saat hari libur.
Masa Depan Pariwisata Suoh
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Suoh, Darto, mengungkapkan bahwa Danau Asam Suoh memiliki potensi besar untuk menjadi ikon wisata Lampung Barat. Melalui promosi di media sosial dan kegiatan komunitas, popularitasnya kian meningkat.
“Kami ingin kawasan ini terus berkembang secara berkelanjutan, melibatkan masyarakat sekitar, dan tetap menjaga kelestarian alam,” ujarnya.
Dengan dukungan penuh dari warga dan pemerintah daerah, Danau Asam Suoh diharapkan menjadi destinasi unggulan Lampung yang dikenal tidak hanya karena kecantikannya, tetapi juga kekayaan geologinya.